Pair of Vintage Old School Fru
facebookPencarian
Beranda . Profil . photo . pesan (1)
pemberitahuan . teman . obrolan (1)
suly balkadaba ingin menjadi teman anda Konfirmasi

sudahkah anda bersyukur?


kiriman untuk:ALLAH DAN RASUL
ORANG YANG MUNGKIN ANDA
KENAL DAN PASTI TERKENAL
suly
terus belajar dan berbenah
untuk menjadi pribadi yang
berdaya guna

<[BAHTERA NABI NUH]>
Di sebuah gunung yang sentiasa
diselimuti salju yang terletak di
Timur Turki, tersembunyi sebuah
misteri "berharga" yang berusia
lebih dari 5000 tahun.


Peninggalan sejarah yang maha berharga itu bukan saja menarik
minat para pengkaji Sejarah
saja, namun pihak penyelidik US
seperti CIA/KGB pun mencoba
untuk melakukan penelitian
disana.

Sejauh ini CIA telah menggunakan satelite dan pesawat 'Stealth' utk mengambil gambar objek yang terdampar di puncak gunung tersebut.

Gambar-gambar itu telah menjadi
"rahasia besar" dan tersimpan
rapi dengan kawalan yang ketat
bersama dengan "rahasia-
rahasia" penting yang lain di
Pentagon.

Sudah beratus-ratus orang mencoba untuk mendaki Gunung Aghi-Dahl yang kerap dijuluki juga sebagai "Gunung
Kesengsaraan" atau denga nama petanya yaitu Mount Ararat, namun hanya beberapa orang saja yang berhasil menaklukannya.

Sebagian lagi selebihnya hanyalah menambah deretan panjang pendaki-
pendaki yang menjadi korban keganasannya.

Hingga hari ini, hanya ada
beberapa orang pendaki yang dapat sampai ke puncak Mount Ararat sekaligus dapat menyaksikan dengan mata kepala sendiri sebuah artifak yang 'mahaberharga' tersimpan
abadi dipuncaknya.

Lalu apakah sebenarnya artifak
"maha berharga" yang terkubur
selama ribuan tahun di puncak
Ararat itu? Menurut para ahli
kepurbakalaan, mereka menafsirkan bahwa artifak dengan dimensi yang sangat besar tersebut tak lain adalah

The Great Noah Ark (Perahu/ Bahtera Nabi Nuh)!
Seperti yang kita ketahui bahwa The Great Pyramid of Giza, Mesir telah terkubur di dalam tanah selama kurang lebih 2000 tahun lamanya
sebelum ditemukan dan dilakukan penggalian terhadapnya.

Begitu pula halnya dengan The Great Noah Ark, sebelum terjadinya
sebuah gempa bumi hebat yang
melanda daerah itu pada 2 Mei
1988 silam,

Artifak tersebut tertimbun di bawah salju hampi selama 5000 tahun lamanya,
tanpa ada yang mengetahui
bahwa sebenarnya tersimpan
sebuah rahasia besar didalamnya.

Sebenarnya, zaman Nabi Noah AS
dulu tidaklah seprimitif yang kita
semua bayangkan.
Pada hakikatnya pengetahuan Sains
dan teknologi mereka sudah
maju pada masa itu.

Contohnya dari beberapa hasil temuan di kaki Mount Ararat,

Para Pengkaji dan Scientist Russia telah
menemui lebih kurang 500 kesan
artifak batu baterai elektrik purba yang digunakan utk menyadurkan logam.

Tentunya temuan tersebut bisa
membuktikan bahwa masyarakat
zaman Nabi Noah/Nuh telah
mengenal listrik.

Menurut perkiraan para ahli,
Nabi Nuh AS kira-kira memulai
membangun bahteranya pada
tahun 2465 B.C

dan hujan lebat baru turun dan mengguyur bumi selama bertahun- tahun sehingga mengakibatkan munculnya air bah maha dasyat

yang rata-rata dapat mengahiri
sebagian populasi manusia dimuka
bumi diperkirakan terjadi pada
2345 B.C

Rupa bentuk dari The Great
Noah Ark itu sendiri sebenarnya
tidak sama dengan bentuk kapal
laut masa kini pada umumnya.

Menurut para peneliti dan
pendaki yang pernah melihat langsung "Noah Ark" di puncak
Mount Ararat serta beberapa
image yang diambil dari pemotretan udara,

The Great Noah Ark
memang merupakan sebuah bahtera yang berdimensi sangat besar dan kokoh.

Kontruksi utamanya tersusun oleh susunan kayu dari species pohon purba yang memang sudah tidak bisa ditemui lagi didunia ini alias sudah punah.


Pengukuran obyek yang ditandai mempunyai altitude 7.546 kaki
dengan panjang dari bahter kurang lebih 500 kaki,83 kaki lebar,dan 50 kaki tinggi.

Ada juga Para Pengkaji berpendapat,"Noah Ark"
berukuran lebih luas dari sebuah
lapangan sepak bola.
Luas pada bagian dalamnya cukup untuk menampung ratusan ribu manusia.


Jarak dari satu tingkat
ke satu tingkat lainnya ialah 12
hingga ke 13 kaki. Sebanyak
kurang lebih ribuan sampai
pulahan ribu balak kayu digunakan untuk membangunnya.

Totalnya, terdapat kurang lebih
ratusan ribu manusia dan hewan
dari berbagai species yang ikut
menaiki bahtera ini.


Mengikuti kajian dari Dr.Whitcomb, kira-kira terdiri 3.700 binatang mamalia, 8.600 jenis itik/burung, 6300 jeni reptilia, 2500 jenis amfibia yg menaiki The Great Noah Ark tersebut,


sisanya adalah para kaum Nabi Nuh yang percaya akan ajaran yang dibawanya. Total berat kargo/muatan bahtera itu keseluruhan mungkin mencapai kurang lebih 24,300 ton.

Di sekitar obyek tersebut, juga
ditemukan sebuah batu besar
dengan lubang pahatan.

Para peneliti percaya bahwa batu
tersebut adalah "drogue-stones",
di mana pada zaman dahulu biasanya dipakai pada bagian belakang perahu besar untuk menstabilkan perahu.


Radar dan peralatan,
mereka menemukan sesuatu yang tidak lazim pada level "iron oxide" atau seperti molekul baja.

Struktur baja tersebut setelah dilakukan penelitian bahwa jenis "vessel" ini telah berumur lebih dari 100.000 tahun, dan terbukti bahwa
struktur dibuat oleh tangan manusia.

Mereka percaya bahwa itu adalah jejak pendarata perahu Nuh.
Beberapa sarjana berpendapat
bahwa kemungkinan besar 'Noah
Ark' ini dibangun disebuah
tempat bernama Shuruppak,
yaitu sebuah kawasan yang
terletak di selatan Iraq.

Jika ia dibangun di selatan Iraq dan
akhirnya terdampar di Utara Turkey, kemungkinan besar bahtera tersebut telah terbawa arus air sejauh kurang lebih 520Km.


Mount Ararat itu sendiri bukanlah sembarang gunung. Ia adalah sebuah gunung yang unik. Diantara salah satu keunikan yang terdapat pada gunung ini ialah, pada setiap hari akan muncul pelangi pada sebelah utara puncak gunung itu.


Mount Ararat ini ialah salah satu
gunung yang mempunyai puncak
yang terluas di muka bumi ini.


Statusnya juga merupakan puncak tertinggi di Turki yaitu
setinggi 16,984 kaki dari permukaan air laut.

Sedangkan puncak kecilnya setinggi 12,806 kaki .Jika kita berhasil menaklukkan puncak besarnya, kita dapat melihat 3 wilayah negara dari atasnya, yaitu
"Russia, Iran, dan Turkey".


Sebuah "batu nisan" yang didakwa kepunyaan nabi Nuh AS telah dijumpai di Mount Lebanon di Syria.


Batu nisan itu berukuran 120 kaki panjang. Pada tahun 1917, Maharaja Russia Tsar Nicholas II mengirim sejumlah 150 orang pakar dari berbagai bidang yang terdiri dari saintis, arkeolog dan tentara
untuk melakukan penyelidikan terhadap The Great Noah Ark
tersebut.

Setelah sebulan, tim ekspedisi itu baru sampai ke puncak Ararat.
Segala kesukaran telah berhasil mereka lewati, dan akhirnya menemukan perahu Nuh tersebut. Dalam keadaan terkagum, mereka mengambil gambar sebanyak mungkin.


Mereka mencoba mengukur
panjang perahu Noah dan
didapati berukuran panjang 500 kaki, lebar 83 kaki dan tinggi 50
kaki, sebagian lainnya tenggelam
di dalam salju.


Hasil dari perjalanan itu dibawa
pulang dan mau diserahkan
kepada Tsar, malangnya sebelum
sempat melaporkan temuan itu
ke tangan kaisar, Revolusi Bolshevik Komunis (1917) meletus.


Laporan itu akhirnya jatuh ke tangan Jenderal Leon Trotsky. Sehingga sampai sekarang masih belum diketahui,
apakah laporan itu masih
disimpan atau dimusnahkan.

Lihat Artikel Lain
MENU
  • halaman utama
  • terjemah al-Qur'an
  • artikel islami (miracle)
  • paradigma pria
  • paradigma wanita
  • paradigma romansa
  • facebook status via
  • primbon jodoh
  • bila suka wap ini silahkan
    like dan share ke facebook kamu
    Share
    Share
on Facebook | Share on Twitter

    beranda ·  photo ·  Pengaturan
    profil (suly balkadaba)
    Ada masalah? Coba sholat'lah